Pages

Dinamika Dalam Menjaga Tali Persaudaraan

Senin, 21 November 2016

Saudara dan persaudaran itu beda. Saudara adalah mereka yang ada pertalian darah, sementara persaudaraan adalah mereka yang terhubung dengan  hati dan perasaan kita.  Maka tak mengherankan kalau ada istilah saudara sendiri jadi musuh, sementara orang lain malah bisa menjadi saudara.

Dalam bersaudara kita tak bisa lepas dari konflik, kesalahpahaman,  pertengkaran, dlsb. Akan tetapi kalau kita bisa cepat kembali akur itu artinya kualitas persaudaraan kita baik. Sebaliknya, kalau dengan saudara atau saudara kita sendiri  tak mudah memaafkan dan terus menerus menyimpan ketidaksukaan, bisa jadi ada yang perlu diubah dari cara kita memaknai keadaan. Kita tidak bisa mengubah orang lain, tetapi kita bisa mengubah pikiran dan cara menyikapi keadaan demi ketentraman.

Kita bisa memaknai kondisi tersebut sebagai cara Tuhan untuk meningkatkan kualitas kita sebagai manusia. Saat orang lain baik ke kita dan kita baik kepadanya itu sudah biasa, khan? Akan berbeda kalau kita bisa tetap baik kepada orang yang tak baik kepada kita. Emang sulit sih untuk merealisasikannya, tetapi bukan kebaikan dan kebahagiaan namanya kalau mudah melakukannya. Seringkalinya jalan kebaikan memang terlihat sulit, berliku-liku, mendaki, dan penuh dengan rintangan. Maka hanya mereka yang terpilih dan mau memilih saja yang mampu melakukannya. #catatanfas

Tidak ada komentar:

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS