Pages

How To Enjoy Life

Jumat, 29 Desember 2017

"Keindahan hidup bertahta dari cara kita menikmati perjalanannya." #catatanfas

How To Enjoy Life

🍁Rutinitas yang bising dan berjalan cepat acap membuat kita lupa memaknai hidup

🍁Tanda orang yang menikmati adalah tidak ingin hal yang dinikmatinya segera berlalu

🍁Orang yang berorientasi pada proses, hidup akan sangat menggairahkan karena setiap hari kita mendapatkan pengalaman baru

🍁Tuhan menciptakan dunia dengan segala isinya untuk dinikmati, dan memberikan kebahagiaan kepada manusia

🍁Orang yang menjalani hidup, orientasinya kepada hasil

🍁Saat berbicara dengan orang lain, orang yang menikmati proses berfokus pada cara orang berbicara, menghela napas, dll

🍁Tidak ada orang yang lebih penting di muka bumi ini kecuali orang yang saat ini bersama kita

🍁Apa pun yang ada di hadapan kita sesungguhnya merupakan hadiah dari Tuhan

🍁Ketika sedang mengalami hal yang tidak menyenangkan, nikmati saja

🍁Semua proses yang di-skip akan memberikan dampak yang tidak baik

🍁Bahkan Tuhan pun berproses dalam menciptakan alam semesta dan segala isinya

🍁Ada 3 cara untuk meningkatkan kenikmatan dalam hidup

🍀#1 Breaking habituation. Memutuskan kebiasaan.  Ketika sesuatu menjadi kebiasaan, maka kita akan kehilangan kenikmatan

🖊Ini sesuai dengan Law of Diminishing Marginal Utility atau Hukum Gossen

🖊Kita harus tahu batas kenikmatan yang kita rasakan

🖊Kita harus memberikan interval, menemukan rentang waktu yang optimal dalam segala hal

🍀#2 Savoring. Meresapi. Kita harus meresapi kenikmatan-kenikmatan dalam hidup ini

🖊Resapi kesegaran saat mandi air hangat di pagi hari yang dingin, menghirup udara yang segar

🖊Paradigma sukses itu cepat, paradigma happiness itu lambat

🖊Orang yang menikmati, tidak ingin sesuatu itu segera berlalu

🖊Nikmati kesulitan hidup yang kita saat ini karena akan menjadi cerita untuk anak cucu

🖊Kebosanan sesungguhnya berasa dari dalam diri kita, bukan dari luar diri kita

🖊Saat merasa bosan sesungguhnya diri kitalah yang membosankan

🖊Kebosanan disebabkan pikiran kita tidak dibiasakan melihat sesuatu dengan cara yang baru

🍀#3 Using mindfulness. Memberi perhatian yang penuh

🖊Dalam hidup kita harus 'mengamati', bukan 'melihat'

🖊Segala sesuatu indah kalau kita amati

🖊Menikmati keindahan hidup ini bukan hanya melihat, tetapi mencermati

🖊Yang kita cari dalam hidup ini bukanlah sukses, melainkan happiness

🖊Sukses diraih dengan mempercepat tempo hidup kita, happiness diraih dengan memperlambat tempo hidup kita

🖊Buka mata kita, telinga kita, dan hati kita untuk menangkap rahmat dan berkah dari Tuhan di alam semesta ini

🍁If you wanna be happy, be happy NOW! #SmartHappiness @RadioSmartFM

Sumber: Twitter @arvanpradiansyah, Talk Show Smart Happiness, Jum'at, 29 Desember 2017 di Radio  Smart FM.

Balance Is Beautiful

Jumat, 01 Desember 2017

"Balance is  Beautiful"

🍁Kadang-kadang kita lupa menyeimbangkan kehidupan kita karena kehidupan ini berkejaran begitu cepat

🍁Mengapa kita butuh keseimbangan? Ada dua jawaban, filosofis dan praktis

🍁Pertama, karena Tuhan menciptakan alam ini secara seimbang

🍁Kedua, kita membutuhkan keseimbangan agar kita tidak jatuh

🍁Jatuh akibat ketidakseimbangan. Kalau kita seimbang, kita tidak akan jatuh

🍁Ada 4 pertanyaan yang perlu kita jawab untuk mengetahui apakah hidup kita sudah seimbang.
     🍂#1 Apakah Anda menikmati setiap moment dalam hidup Anda
      🍂#2 Apakah Anda bisa mengatasi setiap kesulitan
      🍂#3 Apakah Anda bisa bahagia tanpa alasan apa pun
      🍂#4 Apakah Anda bisa mencintai diri Anda sendiri

🍁Kita tidak bisa mencintai orang lain tanpa mencintai diri kita sendiri terlebih dahulu

🍁Diri kita adalah amanah dari Tuhan yang akan dimintai pertanggungjawabannya

🍁Orang sering terjebak dalam ketidakseimbangan karena mementingkan materi

🍁Materi adalah sesuatu yang terlihat, padahal yang mengatur dunia ini adalah hal-hal yang tidak seimbang

🍁Ada lima cara untuk mencapai keseimbangan

   🍂#1 Live in the present. Kita harus hidup di masa kini
       🖊Hidup di masa kini berarti kita hidup di tengah, bukan di kiri dan kanan
       🖊Live in the present, kedua kaki kita harus berada di tengah
     🖊Hidup orang yang tidak seimbang karena satu kakinya di masa lalu, satunya lagi di masa depan
    🖊Kalau kita berada di masa lalu, kita selalu dipenuhi penyesalan-penyesalan
    🖊Padahal dulu sudah selesai. Masa lalu sudah mati
   🖊Bahkan kesuksesan di masa lalu cukup diterima sebagai pelajaran saja
   🖊Orang yang selalu berbicara tentang kesuksesan di masa lalu, berarti tidak melakukan apa-apa di masa kini
   🖊Orang yang hidup di masa depan, hidup dalam kekhawatiran
   🖊Masa kini adalah hadiah terindah yang diberikan Tuhan kepada kita
   🖊Keseimbangan didapat ketika ada pleasure dan meaning

  🍂#2 Take care of your body. Tubuh kita adalah alat yang memungkinkan kita untuk menikmati hidup ini
        🖊Pastikan input harus lebih besar daripada output dalam tubuh kita
      🖊Sakit adalah alarm yang diciptakan oleh Tuhan bahwa tubuh kita tidak seimbang

  🍂#3 Ignore unimportant things. Orang yang tidak mengabaikan hal yang tidak penting, hidupnya tidak akan seimbang
        🖊Hal-hal yang penting adalah hal-hal yang membawa Anda kepada kesuksesan dan kebahagiaan yang lebih besar
       🖊Banyak orang yang sibuk tapi tidak menghasilkan apa pun
      🖊Tragedi terbesar di dunia ini ketika kita tidak tahu mana yang penting, dan mana yang tidak penting

   🍂#4 Always do everything in two dimensions. Dunia ini selalu terdiri dari dua dimensi
      🖊Misalnya dalam menyayangi anak, tapi tidak mendisiplinkan mereka
     🖊Seorang atasan harus care sekaligus demanding
   🖊Percaya harus diimbangi dengan waspada

   🍂#5 Live a spiritual life. Manusia terdiri dari tubuh dan jiwa
    🖊Tubuh kita fana, jiwa kita abadi
   🖊Kesusahan dalam hidup adalah mekanisme alam agar hidup kita kembali seimbang
  

Sumber: Twitter #Arvanpradiansyah, dalam acara Talk Show #smarthappiness, di #radiosmartfm. Jum'at, 1 Desember 2017

Forgive But Not Forget

Jumat, 07 Juli 2017

Forgiveness

🖊Manusia penuh dengan ketidaksempurnaan dan sering kali lupa dan alpa

🖊Kesempurnaan manusia terletak pada ketidaksempurnaannya

🖊Alangkah indahnya hidup ini jika kita bisa senantiasa saling memaafkan

🖊Karena manusia tidak sempurna, maka memaafkan harus menjadi budaya kita

🖊Banyak orang yang tidak bisa membedakan antara memaafkan (forgive) dengan melupakan (forget)

🖊Padahal, forgive dan forget adalah 2 hal yang berbeda

🖊Melupakan adalah hal yang sangat berbahaya karena kita membuka peluang untuk mengalami hal yang sama

🖊Apakah kita bisa memaafkan tanpa melupakan?

🖊Melupakan adalah hal yang sangat berbahaya karena kita membuka peluang untuk mengalami hal yang sama

🖊Kesalahan kebanyakan orang adalah menganggap memaafkan dan melupakan adalah satu paket

🖊Tidak melupakan bukan berarti mengingat-ingat

🖊Mengingat-ingat berarti terus memikirkan, terus membayangkan, terus memutar video di dalam kepala kita

🖊Tidak melupakan berarti menangkap pelajaran dari sebuah kejadian

🖊Memaafkan itu terjadi ketika ada sebuah peristiwa yang menyakitkan

🖊Ada 2 komponen:
#1 Peristiwa
#2 Menyakitkan

🖊Peristiwa adalah situasi; menyakitkan adalah emosi

🖊Kita harus tetap ingat dengan peristiwa, tetapi kita harus memaafkan sesuatu yang menyakitkan

🖊Orang yang ingin melupakan suatu peristiwa sesungguhnya tengah mengalami trauma

🖊Orang yang trauma belum mengalami proses penyembuhan

🖊 Memaafkan tetap mengingat peristiwa tetapi bisa melepaskan emosinya

🖊Semakin kita berusaha melupakan sebuah peristiwa, maka peristiwa itu semakin muncul dalam ingatan kita 

🖊"When you lose, don't lose the lesson." ~Dalai Lama

🖊Betapa ruginya kita jika kita mengalami hal yang menyakitkan dan tidak mendapatkan pelajaran dari sana

🖊Orang yang sehat mengingat kejadian yang menyakitkan, melucuti emosinya, dan mengambil pelajarannya

🖊Forgiveness is not about a justice issue; it is about a heart issue

🖊Melupakan itu milik orang yang lemah; orang yang tidak mau menghadapi kenyataan

🖊Memaafkan itu milik orang yang sehat; memaafkan itu milik orang yang kuat

🖊Analogi orang yang mendendam adalah orang yang minum racun dan berharap orang lain yang mati

🖊Kalau kita tidak memaafkan, kitalah yang menyimpan dendam

🖊Memaafkan adalah tentang Anda, bukan tentang orang lain

🖊Saat kita mengatakan "andai" sesungguhnya kita sedang menyalahkan diri kita sendiri

🖊Memaafkan diri sendiri adalah awal untuk memaafkan orang lain

🖊Dasar dari memaafkan adalah cinta

🖊Mencintai dimulai dari dari mencintai diri sendiri

🖊"Learning to love yourself. It is the greatest love of all."

🖊Ketidakmampuan memaafkan diri sendiri dan orang lain menunjukkan kurangnya cinta

🖊Memaafkan diri sendiri diawali dengan menerima diri kita apa adanya

🖊Jika kita memiliki cadangan cinta yang banyak, kita akan mudah memaafkan orang lain

🖊Memaafkan itu bukan tentang "Dia", tapi tentang "Saya"

🖊Kita memaafkan untuk membersihkan diri kita dari kotoran-kotoran hati

🖊Tapi jika Anda kesal, marah, dan dendam, Anda rugi dua kali

🖊Orang yang lemah tidak memiliki energi untuk memaafkan

🖊Memaafkan membutuhkan energi yang besar

🖊"Forgiveness is the attribute of the strong. The weak can never forgive." ~Mahatma Gandhi

🖊Orang yang lemah tidak memiliki energi untuk memaafkan 

🖊Orang yang tidak terlatih dan memiliki cadangan cinta yang tipis butuh waktu yang lama untuk memaafkan 

🖊Semakin cepat kita bisa memaafkan, maka itu semakin baik

🖊Memaafkan itu skill. Untuk bisa memaafkan dengan cepat, kita perlu latihan

🖊Semakin Anda merasa sakit, semakin lama pula Anda dirugikan

🖊Selain latihan, memaafkan membutuhkan cadangan cinta yang besar

🖊Semakin cepat Anda sembuh, semakin baik

🖊Orang menganggap memaafkan baru bisa diberikan jika orang yang menyakiti kita meminta maaf

  🖊Orang yang kita maafkan tidak perlu tahu bahwa kita sudah memaafkan dia

🖊Banyak orang yang menyangka bahwa memaafkan adalah proses dua arah

🖊Kita memaafkan untuk diri kita sendiri, bukan untuk orang lain

🖊Padahal, memaafkan itu tidak ada kaitannya dengan orang lain

🖊Memaafkan hanya membutuhkan satu orang, yaitu diri kita sendiri

🖊Ada 2 tanda bahwa kita sudah memaafkan orang lain:
❤Kita tidak memiliki keinginan untuk membalas; atau orang lain yang membalas ❤#2 Kita tidak memiliki keinginan untuk menghindar

🖊Ada 3 tipe orang dalam kaitan antara memaafkan dan melupakan: #SmartHappiness @RadioSmartFM
👉1. Orang yang tidak memaafkan dan tidak melupakan. Ini adalah orang yang bodo
👉2. Orang yang memaafkan dan melupakan. Ini adalah orang yang naif
👉3. Orang yang memaafkan tapi tidak melupakan. Ini adalah orang yang bijaksana

🖊Kita tidak melupakan karena melupakan itu tidak manusiawi

🖊Orang yang ingin melupakan adalah orang yang berada dalam kondisi traumatik

🖊Forgiveness is all about me, not about you!

🖊If you wanna be happy, be happy NOW! #SmartHappiness @RadioSmartFM

Sumber: Talk Show Smart Happiness, Arvan Pradiansyah, Smart FM 07072017


Makna Syukur

Kamis, 25 Mei 2017

Setiap kali ada orang yang mengeluhkan keadaan, reaksi spontan kebanyakan dari kita adalah,"orang kok nggak ada bersyukurnya"
Memang tidak salah kalimat di atas kita jadikan sebagai peringatan untuknya, tetapi alangkah baiknya jika sepaket dengan solusinya. Saat kita mengeluhkan keadaan artinya kita secara tak langsung menyadari ada yang tidak beres dengan diri dan hidup kita. Itu artinya secara naluri kita sedang "memaksa" diri untuk melihat kekurangan/kelemahan agar menemukan jalan untuk memperbaiki diri. Apakah dengan mengatakan, bersyukurlah, serta merta ia akan langsung melihat sisi-sisi positip dalam kehidupannya? Tidak bukan?

Alangkah baiknya kalau kita dengarkan dulu, jangan langsung menghakimi seakan ia orang yang tak tahu diri. Setelah memahami apa yang ia rasakan, pelan-pelan kita ajak ia melihat permasalahannya dengan sudut pandang yang berbeda. Sudut pandang yang selama ini mungkin belum pernah ia lihat dan pikirkan. Kalau ia bisa melihat hal-hal positip, pelan-pelan ia akan menemukan banyak hal yang pantas ia syukuri dan belajar menerima apa pun keadaannya.

Bersyukur bukanlah membandingkan keadaan kita dengan sesama. Bersyukur adalah menemukan anugerah demi anugerah yang diberikan secara kasat mata atau yang tersembunyi di baliknya. Bersyukur adalah memaksimalkan apa pun yang dianugerahkan oleh-Nya tanpa merasa lebih rendah/tingggi dari yang lainnya. #catatanfas

Balada Orang Tua

Rabu, 24 Mei 2017

Tutoring children" adalah satu-satunya job desk yang ada dalam kontrak kerjaku selama ini. Bagiku, dunia anak merupakan hal yang menarik dan penuh kejutan. Bersama mereka hidup lebih berwarna, penuh dinamika, dan tetap ceria.

Namun, semua itu ternyata belum cukup sebagai bekal menjadi orang tua yang baik. Seringkali saat anak-anak melakukan tindakan di luar harapan, masih sering kecewa dan mesti belajar lagi memahami apa yang kurang dan salah sebagai orang tua.

Menjadi pengasuh anak dan mengasuh anak ternyata memiliki perbedaan yang besar. Kepada anak-anak sendiri lebih sulit bersikap obyektif karena didominasi perasaan, sedangkan sebagai pengasuh anak, meskipun rasa kasih sayang itu ada obyektivitas masih terjaga karena diri hanya mengerjakan sebatas tugas di bawah komando orang tuanya. Kalau ada yang salah dengan anak-anak asuh bukan sepenuhnya tanggung jawab diri.   Sementara sebagai orang tua, tugas ini tanggung jawabnya langsung kepada sang pencipta. Bisa jadi ini yang membuat tekanan lebih tinggi sehingga tanpa disadari kita bersikap lebih tegas dan kadang keras agar mereka tetap terarah.

Lebih-lebih saat anak sudah mulai remaja, mesti kudu lebih ekstra belajar untuk memahami dan menjaganya. Sikap posesif bukan solusi, apalagi  otoriter. Kita mesti bersedia mendengarkan penjelasan darinya dan membuang rumus bahwasanya orang tua selalu benar, maka anak harus menurut dan mendengar, karena realitanya  seringkali anak itu lebih bijaksana dari orang tua.

"Terserah kaka ga pengen urusan sama orang yang nyindir kaka. Mereka ga tau apa yang terjadi kan mereka hanya mandang dri luar dan ngegosip yang engga engga karna kaka pulang malem. Terserah kaka ga peduli toh yang dosa mereka"

Begitulah jawaban yang bijak dari anak 16 tahun saat kami mencoba memberi pandangan atas konsekuensi dari kegiatannya  karena akhir-akhir ini si kaka pulang malam terus demi tugas sekolahnya.

Kami sebagai orang tua sadar, kemampuan kami untuk menjaga mereka terbatas. Terlebih saat mereka sudah banyak aktifitas di luar sana. Kekuatiran kami terkadang tak beralasan. Tetapi, kami menyadari sepenuhnya mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu menjadi dirinya sendiri. Bukan diperlakukan seperti keinginan kami yang cenderung hanya ingin memuaskan harapan dan ego semata.

Beruntung mereka memiliki cara-cara tersendiri untuk membuat orang tuanya tetap tenang dan percaya bahwa dalam segala keadaan yang "istimewa" mereka tumbuh menjadi anak-anak yang percaya diri dan Alhamdulillah berprestasi.

Menjadi orang tua memang tidak ada sekolahnya, namun semua itu bukan halangan untuk menjadi orang tua yang baik. Bersama anak-anak kita mesti lebih banyak  belajar lagi agar terus mampu memahami dan mengimbangi tumbuh kembang mereka. #catatanfas

What Makes You Beautiful?

Jumat, 12 Mei 2017

"What Makes You Beautiful?"

🖊Everybody is beautiful. Setiap orang itu indah karena pencipta kita Sang Maha Indah

🖊 Ciptaan itu menggambarkan Sang Pencipta

🖊Kita harus bisa membedakan antara "beautiful" dengan "pretty". Indah berbeda dengan cantik

🖊Beauty is not in the face; beauty is a light in the heart.” —Khalil Gibran

🖊Ketika jiwa berpisah dengan badan, maka sehebat apa pun badan itu sudah tidak ada artinya lagi

🖊Keindahan itu ada pada hati, pada jiwa. Bukanlah badan

🖊Jiwa yang indah adalah jiwa orang-orang yang bahagia

🖊Senyum bisa dipalsukan, tapi kebahagiaan tidak bisa dipalsukan 

🖊Senyum yang indah adalah senyuman yang memancarkan aura, cahaya yang menggambarkan hati kita

🖊Penelitian neuroscience membuktikan bahwa orang yang bahagia memancarkan senyuman dari seluruh tubuhnya

🖊Setiap hari kita mendapatkan banyak hadiah dari Tuhan

🖊Kita sering lupa bahwa setiap hari kita menerima banyak hadiah dari Tuhan

🖊Dan setiap hari kita membuka 2 hadiah dari Tuhan: mata kita

🖊Orang yang bahagia menerima (accepting) dan mengeksplorasi (exploring) hadiah-hadiah dari Tuhan

🖊Setelah mamahami, barulah kita bisa merayakan (celebrating) hadiah-hadiah dari Tuhan

🖊Setelah mengeksplorasi, kita baru paham (understanding) tentang anugerah dari Tuhan

🖊Accepting, exploring, understanding, celebrating adalah ciri orang yang bersyukur

🖊Orang yang bersyukur menjadi orang yang otentik

🖊Tuhan menurunkan masalah untuk "mencubit" kita, membangunkan kita

🖊Orang yang otentik adalah orang yang apa adanya, tidak dibuat-buat

🖊Orang yang otentik tidak mementingkan image

🖊“Fake people have image to maintain, real people just don't care.” ―Hikigaya Hachiman

🖊Setiap orang membawa cahaya keindahan dari Tuhan, tetapi banyak yang menutup diri dari cahaya tersebut 

🖊Kesempurnaan seorang manusia adalah ketidaksempurnaannya

🖊Kita tidak harus sempurna untuk menjadi indah

🖊Yang terindah itu bukanlah yang bisa kita lihat, tetapi sesuatu yang bisa kita rasakan dari dalam hati 

🖊Untuk menjadi indah, kita harus menjadi otentik, baik, dan tertarik pada orang lain

🖊"If you want to be interesting, be interested." -David Ogilvy

🖊Keindahan bukan pada raga Anda, tetapi ada pada hati kita

🖊Beautiful people are not always good, but good people are always beautiful.” -Sayyidina Ali bin Abi Thalib 

🖊If you wanna be happy, be happy NOW! #SmartHappiness @RadioSmartFM


Can Writing Make You Happier?

Jumat, 05 Mei 2017

Can Writing Make You Happier?

“Writing is an exploration. You start from nothing and learn as you go.” —E. L. Doctorow

Menulis bukan semata untuk menjadi penulis.
Tidak semua orang ingin menjadi penulis karena menulis memang tidak selalu bertujuan ke sana, namun menulis bisa menjadi cara agar sehat dan  bahagia. Dengan menulis kita bisa ki mencurahkan isi hati, pikiran, dan perasaan.

Dengan menulis, kita bisa melepaskan tekanan-tekanan yang bisa membuat kita stress. Penelitian dari Prof. James W Pennebaker membuktikan bahwa menulis bisa membuat kita lebih sehat. Kekebalan tubuh meningkat karena stress yang menumpuk bisa dikeluarkan.

Bagi sebagian orang yang belum memahami manfaat dari menulis, sepertinya aktivitas menulis itu membuang waktu. Menulis memang memakan waktu. Kita harus meluangkan waktu utk mencurahkan isi hati, pikiran, dan perasaan kita.

Menulis ekspresif adalah terapis healing yang efektif. Dengan menulis apa adanya di diary kita tak perlu memikirkan mulai dari mana, kosakata, atau grammarnya. Menulis, menulis saja karena menulis yang spontan dengan tujuan melepaskan perasaan, isi hati  dan pikiran.

Menulis yang kreatif adalah tulisan yang mengalir apa adanya. Tidak perlu berpikir dari mana memulai, karena setelah mulai jari-jari akan menari dengan sendirinya.

Menulis merupakan penjernih pikiran kita. Dengan menulis pikiran kita lebih terstruktur. Pikiran kita berjalan terlalu cepat, bertumpuk, membuat pikiran di atas pikiran. Dengan menulis, kita memperlambat pikiran kita yang berjalan terlalu cepat. Efek menulis sama seperti meditasi yang memperlambat pikiran kita.

🖊2 tahap dlm menulis:
1. Tahap kreatif yg menggunakan otak kanan
2. Tahap kritikal yg melibatkan otak kiri.

Dalam tahap kreatif, tuliskan saja pikiran Anda tanpa peduli dengan segala aturan kebahasaan. Dalam tahap kritikal, barulah merapikan tulisan Anda mengikuti aturan kebahasaan.

🖊Ada 2 tujuan menulis:
1. menulis untuk diri sendiri
2. menulis agar dibaca oleh orang lain

Menulis di media sosial ditujukan agar dibaca oleh orang lain. Tulisan tersebut digunakan sebagai media untuk mengekspresikan apa yang kita pikirkan dan rasakan.

Menulis adalah media untuk move-on. Orang yang menjalankan terapi menulis untuk merilis stress terbukti lebih bahagia dan sukses di masa depan.

Menulis adalah salah satu cara untuk memecahkan masalah, bukan satu-satunya cara. Kita harus cermat memilih cara untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi.

Menulis adalah untuk diri kita sendiri, untuk menyembuhkan luka-luka batin  kita. Saat kita menghadapi masalah yang mengganggu pikiran dan perasaan kita, maka mulailah menulis. Tuliskan apa pun yang terlintas dalam benak kita karena orang yang bahagia adalah orang yang punya kanal untuk mengungkapkan pikiran dan perasaannya.

Menyimpan isi pikiran dan perasaan menguras energi yang mengganggu kebahagiaan dan kesehatan kita. Menulis adalah kanal utk mencurahkan isi pikiran dan perasaan kita, dan membuat pikiran dan perasaan plong.

If you wanna be happy, be happy NOW! #SmartHappiness #ArvanPradiansyah
#catatanfas

Sumber: Talk Show Smart Happiness, Jum'at, 05 Mei 2017 di Radio Smart FM

Learning And Happiness

Jumat, 28 April 2017

Learning and Happiness

Orang yang belajar artinya ia terus bertumbuh, berkembang, dan menemukan hal-hal baru setiap harinya. Dan mereka yang terus belajar akan mudah bahagia karena syarat utama bahagia adalah bertumbuh.

Apakah hal yang mesti terus kita pelajari? Apa pun yang membuat kualitas hidup kita meningkat dan baik. Dan, masalah adalah perintah agar supaya kita terus belajar. Itu sebab mengapa kita harus terus belajar sepanjang kehidupan karena hidup itu penuh dinamika sehingga hidup lebih hidup, penuh warna, dan awet muda.

Sayangnya sebagian dari kita membatasi diri bahwa belajar itu hanya di sekolah dan berhenti belajar ketika sudah lulus sekolah atau kuliah. Semestinya setiap hari kita bertanya,"Apa yang bisa kudapatkan dan pelajari dari semua ini?"

Tujuan kita belajar adalah:
👆Meningkatkan kualitas hidup kita
👉Meningkatkan kualitas hidup orang lain atau memberi manfaat yang lebih luas bagi sesama

Untuk itu setelah belajar, kita mesti mau berbagi.
Berbagi itu akan meningkatkan kualitas kita. 

Perbedaan pelajar dan pembelajar:
📥Pelajar hanya menghapal dan menyimpannya untuk diri sendiri.
📤Seorang pembelajar;  belajar, mengaplikasikan, dan kemudian membagikan

🖊Ada 4 tipe orang dalam aktivitas belajar

1. Orang yang tahu kalau dia tahu, ini adalah orang yang pintar 
2.Orang yang tahu kalau dia tidak tahu, ini adalah orang yang sadar
3. orang yang tidak tahu kalau dia tahu, ini adalah orang yang tidak sadar
4 orang yang tidak tahu kalau dia tidak tahu, ini adalah orang yang tidak mau belajar

🖊Ada 4 tipe orang dalam hubungan antara tahu dan bicara
1. Orang yang tahu banyak dan bicara banyak, ini adalah orang yang bijak
2. Orang yang tahu banyak tapi bicara sedikit, ini adalah orang yang hati-hati
3. Orang yang tahu sedikit dan bicara sedikit, ini adalah orang yang tahu diri 
4. Orang yang tahu sedikit tapi bicara banyak, ini adalah orang yang bodoh

🖊Ciri orang yang belajar adalah masalah yang dihadapinya selalu berbeda dari waktu ke waktu

🖊Orang yang selalu menghadapi masalah yang sama adalah orang yang tidak belajar

🖊Orang yang belajar tapi tidak bertumbuh karena apa yang dipelajarinya tidak sesuai dengan calling-nya

🖊Sebelum mempelajari sesuatu, tanyakan untuk apa kita mempelajari hal itu

🖊Apakah sesuatu yang kita pelajari itu akan meningkatkan kualitas hidup kita dan sesuai dengan calling kita

🖊Kita bisa belajar di mana pun, tidak harus di sekolah 

🖊Jangan membatasi diri kita bahwa belajar hanya di sekolah formal

🖊Untuk menjadi pembelajar, kita harus berangkat dari mindset "tidak tahu"

🖊Seluruh momen hidup kita, sejak lahir hingga meninggal dunia, adalah untuk belajar

"Hanya satu yang aku tahu yaitu bahwa aku tidak tahu apa-apa." ~Socrates

#SmartHappiness #arvanpradiansyah #catatanfas


Komitmen Dalam Pernikahan

Minggu, 23 April 2017

Komitmen Dalam Pernikahan

"Cinta yang indah adalah bertumbuh bersama, menua bersama." -Arvan Pradiansyah

Komitmen bukanlah janji yang kita buat di depan penghulu. Yang kita ucapkan saat itu baru janji. Komitmen baru hadir setelah dalam perjalanan kita menghadapi keadaan demi keadaan yang tidak sesuai harapan.

Faktor yang meruntuhkan komitmen adalah:
1. Persepsi
Banyak yang menyangka pernikahan adalah puncak sebuah hubungan. Maka banyak yang menurun setelah janji diucapkan. Realitanya Pernikahan adalah awal dari perjalanan yang panjang.
2. Mitos pernikahan
Banyak orang yang mengira setelah menikah mereka medapatkan kado yang di dalamnya terdapat cinta, perhatian, keintiman, kasih sayang, dan hal-hal yang kita impikan. Sejatinya, pernikahan adalah kotak kosong yang harus kita isi dengan cinta, perhatian, keintiman selama perjalanannya.

Banyak orang setelah menikah sekian tahun saling menemukan ketidakcocokan yang membuat keduanya saling salah paham. Saat situasi seperti ini kita mesti memahami apa penyebabnya. Penyebabnya adalah tak ada laginya kedekatan emosi di antara keduanya. Kedekatan emosi hadir jika keduanya terus berlomba saling memberi perhatian, cinta, kepercayaan.

Godaan dalam pernikahan terjadi karena kita tak fokus. Maka hendaknya tak menyalahkan pihak luar saat hal ini terjadi. Semua mesti dikembalikan kepada diri sendiri dan mengakui ketidakmampuan dalam menjaga fokus dalam hubungan.

Bertumbuh bersama berarti mempersiapkan diri untuk mau menghadapi konflik demi konflik yang akan terus terjadi sepanjang pernikahan. Konflik adalah media untuk saling memahami di antara suami istri. Untuk meminimalisir konflik, sekecil apa pun unek-unek mesti dikeluarkan dan diselesaikan.

Sumber: Talk show Smart happiness 22 April 2016, Smart Fm, dengan nara sumber bapak Arvan Pradiansyah
#catatanfas

Kumpulan Twitter Smart Happiness Edisi Hari Kartini

Jumat, 21 April 2017

Wanita berasal dari bahasa Sanksekerta "wan" artinya ingin dan "ita" yang di. Wanita artinya yang diinginkan

🖊Perempuan diciptakan Tuhan sebagai mitra laki-laki yang sejajar

🖊Sedangkan perempuan berasal dari kata pu, empu, yang artinya mulia. Perempuan berarti yang dimuliakan

🖊Kartini memberikan syarat kepada calon suaminya untuk memuliakan ibunya

🖊Yang membatasi kaum perempuan adalah pikiran

🖊 Saat perempuan pahlawan lainnya memanggul senjata, RA Kartini berjuang membebaskan pikiran kaum perempuan

🖊Menurut RA Kartini, tiada yang lebih hebat daripada membebaskan pikiran kaum perempuan

🖊Peran perempuan sangat strategis. Ia berperan sebagai ibu bagi anak-anaknya

🖊Penelitian di bidang Happiness menyebutkan 3 komponen yang berkontribusi terhadap kebahagiaan seseorang

🖊Penelitian di bidang Happiness membuktikan bahwa ibu mempengaruhi kebahagiaan anak-anaknya

🖊Seorang ibu yang bahagia akan melahirkan anak-anak yang bahagia

🖊Komponen #1 set point. Bakat yang dibawa oleh seseorang dari lahir untuk bergembira

🖊Komponen #2 lingkungan. Komponen ini memainkan peran 10%

🖊Komponen #3 aktivitas yang kita lakukan. Apa yang kita pikirkan dan apa yang kita lakukan

🖊Komponen #3 berkontribusi 40% terhadap kebahagiaan seseorang

🖊Perempuan tidak perlu menuntut persamaan dengan laki-laki, tapi menuntut kesetaraan

🖊Ada hal-hal khusus buat laki-laki yang tidak pantas dilakukan oleh perempuan

🖊Hal ini bukan berarti membatasi atau mengekang perempuan, melainkan menghormati perempuan

🖊Perempuan diciptakan karena laki-laki tidak bisa hidup tanpa perempuan

🖊"It is not a lack of love but a lack of friendship that makes unhappy marriages." ~Friedrich Nietzsche

🖊Dalam perkawinan, laki-laki dan perempuan adalah teman, mitra yang sejajar

🖊Tuhan memilih perempuan untuk melahirkan manusia-manusia baru

🖊Unsur pertemanan antara suami dan istri memainkan peran penting dalam perkawinan yang bahagia

🖊Tuhan menciptakan langit, manusia menciptakan langit-langit untuk membatasi kiprah manusia

🖊Jadilah perempuan mitra yang baik bagi laki-laki

🖊Setara bagi perempuan bukan berarti sama dengan laki-laki

🖊Laki-laki perlu dihormati, dan perempuan perlu disupport

🖊Laki-laki dan perempuan diciptakan untuk saling melengkapi

🖊Perempuan tidak perlu bersaing dengan laki-laki, tapi jadilah mitra yang baik bagi laki-laki

🖊If you wanna be happy, be happy NOW! #SmartHappiness #ArvanPradiansyah #harikartini

Selamat Hari Kartini, Perempuan Indonesia! 🎶🎶😘😘😘 #catatanfas

Kumpulan Twitter Kenduri Cinta 14 April 2017

Minggu, 16 April 2017

🖊manusia memiliki potensi yang sangat luas, oleh karena itu jangan menggunakan cara pandang yang sempit.

🖊 manusia juga memiliki kecendrungan untuk berkelompok dengan orang2 yg memiliki kesamaan ide/pemikiran dan internet mempertemukannya

🖊Ridholah kepada ketentuan Allah pada takdir hidup kita, Allah akan meridhoi kita secara otomatis.

🖊Dengan ridho kita akan mendapatkan kenikmatan yang berlipat-lipat.

🖊 Manusia bukanlah gelembung kecil yang bisa dikotak-kotakkan.

🖊 bereskanlah "negara kecil" dalam lingkaran keluarga masing-masing untuk memperbaiki negara dan bangsa ini.

🖊 cintailah suami/istri kita karena Allah, sehingga hubungannya menjadi kekal dunia-akhirat.

🖊prinsip mengasuh adalah kasih sayang.

🖊 Maiyah tidak pernah sendiri, karena dimana saja akan dipersaudarakan oleh jamaah maiyah di lingkaran maiyah yang ada di daerah2.

🖊alngkah indahnya jika maiyah membuka gerbang kebangkitan bangsa ini sebagai wasilah.

🖊Dinamika hidup itu ada di dalam maupun di luar diri.

🖊hidup itu bergerak, bergetar, bergelombang dan mengalir.

🖊hiduplah seakan-akan engkau melihat AKU, atau AKU melihat engkau.

🖊Yang disebut sungai adalah alirannya.
yang disebut laut adalah gelombangnya.

🖊 gelembung materi dan gelembung rohani jauh berbeda.

🖊manusia bukanlah gelembung kecil yang bisa dikotak-kotakkan.

🖊iman itu diperlukan jika suatu hal tidak dapat dijelaskan oleh ilmu pengetahuan. sehingga kita percaya.

🖊hiduplah dengan cara ESAI dimana ada intelektual dan rohani diantaranya. jadilah manusia kualitatif.

🖊esay itu harus benar secara ilmu dan harus ada arah menuju rohani.

🖊 kita terbiasa dengan pola pikir yang "pilihan ganda" dalam menjawab persoalan hidup. Padahal itu hanya sebagian kecil dari jawaban.

🖊 cak nun memberikan konsep kepada jamaah yakni SILMI.

🖊silmi itu melakukan yang kita bisa dengan bersungguh-sungguh.

🖊 tertawa itu adalah peristiwa religius pada tempatnya dan waktunya. karena bergembira dan bersyukur.#KCApril

🖊 hukum itu ada konteksnya. dan jamaah maiyah dilatih untuk melihat sebuah peristiwa pada konteksnya.#KCApril

🖊 maiyah adalah ruang terbuka sosial, sehingga orang berdatangan bersama keluarganya.#KCApril

🖊 cak nun miminta jamaah untuk mulai menulis. ayyoooo menulis dan membaca.

🖊 hidup adalah ruang besar yang banyak pintu dan saling bertemu untuk saling berkomunikasi.

🖊saat ini kita hidup sangat eksklusif. takut menjadi "sapi" jika berdekatan dengan "sapi".

🖊cintailah suami/istri kita karena Allah, sehingga hubungannya menjadi kekal dunia-akhirat.

🖊ayat-ayat alquran itu mengalir dan terus berdialektika selaras dengan tingkat bacaan kita.#KCApril

🖊madrasah --> mufazoh (betul gak ya ini) --> malamah --> marofah --> madabah

🖊tertawa itu adalah peristiwa religius pada tempatnya dan waktunya. karena bergembira dan bersyukur.

🖊 jawaban kenapa banyak anak-anak yang datang bermaiyahan karena mereka menemukan keseimbangan dalam bentuk kegembiraan.
#KCApril #kenduricinta #EAN

Jejak Kenangan

Rabu, 08 Maret 2017

"Setiap keping kenangan adalah bagian tak terpisahkan dari kekinian dan masa depan. Sekalipun masa telah menenggelamkannya dalam lipatan perjalanan, jejak-jejak yang tertinggal akan menjelma utuh sebagai lukisan kehidupan." #FAS

Tahun 1997, saat kepulanganku dari Saudi, setelah turun dari pesawat sebuah bus Damri telah menunggu kami di bandara Cengkareng. Saat itu aku masih awam dan hanya mengikuti mereka yang sudah pengalaman.

Setelah dinaikkan bus, kami dibawa ke sebuah rumah yang di sana telah menunggu wajah-wajah yang siap memangsa para TKI.  Setelah masuk, paspor kami diminta dan satu persatu mulai dipanggil. Dengan alasan demi keamanan, kami dimintai uang yang jumlahnya berbeda sesuai daerah tinggal.

Aku yang tak memegang uang karena memang pulang dengan penuh perjuangan, selama menunggu sibuk mencari akal agar bisa keluar dari sarang mereka. Tibalah giliranku.

"Keluarkan uangmu!" Bentak lelaki berwajah kasar itu.
"Maaf pak...saya tak punya uang. Saya dipulangkan tanpa dikasih uang." Jawabku sambil gemeteran dan memutar otak, agar uangku yang hanya cukup untuk naik bis ke daerah asalku tak sampai diketahuinya.
Braak! Kamu kerja 13 bulan di sana, nggak mungkin tak ada uang. Buruan keluarkan uangmu!"
"Benar pak. Silahkan geledah kalau tak percaya..."

Lelaki itu kukuh memaksaku memberi sejumlah uang, seingatku 300 ribu. Kalau dibandingkan, mungkin 3 jutaan uang sekarang.  Tapi aku juga bersikeras tak punya. Memang kenyataannya uangku tak lebih 35 ribu. Setelah habis kesabaran, ia menyuruhku menandatangani kertas yang isinya pernyataan setelah sampai di rumah, aku bersedia membayar 300 ribu. Spontan aku menolak. Aku katakan,"Percuma saja bapak anterin saya sampai rumah. Orang tuaku juga gak punya duit buat bayar."

"Terus kamu mau pulang jalan kaki?!" Sahutnya kasar

"Di luar sana ada polisi, pak. Saya akan minta tolong dengan mereka."

Ucapanku disambut tawa oleh mereka.
"Ini Jakarta, Neng. Siapa yang mau peduli menolongmu?!"

Menjelang sore, tinggal aku dan beberapa teman dari NTB yang belum keluar dari sana. Yang lainnya sudah diberangkatkan ke tujuan masing-masing dengan travel. Aku tak tahu, bagaimana nanti bisa keluar dari sana. Setelah semua hampir selesai aku dipanggil oleh lelaki lain yang mau naik mobil.

"Ayo aku antar kamu ke pulogadung. Sekalian antar  dua orang yang mau pulang ke sumbawa itu. Moga-moga kamu ketemu orang baik hati yang mau menolongmu."

Akhirnya, aku diturunkan di Pulogadung. Sesaat setelah turun aku bilang ke lelaki itu,"Terima kasih ya, pak. Ketipu deh! Dadaa......teriakku sambil berlari ke terminal.

Seingatku, setelah membayar bus jurusan Jakarta-ponorogo, uangku tinggal 1000 rupiah. Di perjalanan, aku dikasih makan orang yang duduk di sebelahku. Ia turun di solo. Semoga orang yang menolongku waktu itu, diberi banyak berkah.

#catatanfas

Cara Membangun Hubungan Penuh Cinta

Kamis, 23 Februari 2017

Hubungan yang kuat dan penuh cinta adalah kebutuhan yang mendasar dan impian  setiap orang. Mayoritas dari kita awalnya pasti mengira begitu menikah hidup akan selalu penuh bunga karena membayangkan kemana mana atau ngapain saja ada teman untuk berbagi dan bersama.

 Realitanya?  Begitu mengarungi hidup bersama ternyata tak mudah untuk menciptakan keharmonisan  dan merasakan kebahagiaan. 

Ups! Ternyata pernikahan adalah awal dari zona ketidakpastian yang sesungguhnya. Kita mesti terus menerus belajar agar mempu untuk mengimbangi dan menempatkan peran sesuai situasi dan kondisi. Dan kunci dari semua itu adalah komunikasi. Komunikasi yang nyambung dan nyaman membuat dua jiwa menemukan sinergi untuk saling mengisi dan belajar memahami masing -masing harapan. 

Meskipun sebagian orang sepertinya mudah saja  dalam menjalin  hubungan dan komunikasi yang   bersinergi;  banyak pula yang kesulitan membangunnya dengan pasangan. Keadaan seperti yang menjadi penyebab masalah yang sama terus menerus terjadi dan berujung pada kebosanan. Bosan kenapa kok seakan hubungan menjadi hambar dan tak ada kemajuan. 

 Terlebih kalau melihat mereka yang dengan mudah membangun hubungan yang  bahagia dan penuh keakraban, rasanya makin sesak dan merasa diri penuh dengan kekurangan dan penderitaan. 

Lalu, apa yang salah dengan  pribadi yang kesulitan dalam membangun dan mewujudkan hubungan?

Bagi mereka yang luwes dalam menjalin hubungan sepertinya memang memiliki insting yang kuat dan bakat alam sehingga mudah mengenali orang lain dari sekali sapa saja sehingga mudah memulai obrolan.  Orang lain pun langsung merasa  nyaman dan nyambung begitu berinteraksi. Terlebih bagi orang orang terdekatnya.

 Komunikasi yang nyaman,  baik secara verbal atau nonverbal merupakan modal dasar dalam membangun hubungan dengan siapa saja. Sebenarnya bukan hal yang sulit kalau mau belajar untuk dan menggali diri sendiri.

 Bukankah hanya dengan mau mengubah diri sendiri, perubahan yang kita harapkan terjadi? 

Menggali kekuatan diri bisa dimulai dari memahami apa saja kekuatan yang kita miliki. 
 Setiap orang terlahir dibekali akal, pikiran, nurani, dan cinta agar memiliki kekuatan dan kemampuan menjaga keseimbangan hidup yang penuh dinamika. Di sini kita akan mencoba mengenali dan memahami kekuatan cinta. 

 Mengapa cinta? Karena peran cinta sangat penting dan mendasar agar perbedaan,  kekurangan, dan kekerasan meleleh sehingga hubungan yang penuh kasih sayang tercapai. 

"Cinta adalah titian yang menyatukan pandangan berbeda menuju tempat yang sama."

Jika setiap orang memiliki cinta,  mengapa tak semua orang bisa mengekspresikan dengan mudah dan menggunakan  untuk mencapai impian? 

Hal ini yang sering di keluhkan oleh perempuan  ketika pasangan begitu kaku dan tak seperti tokoh romantis di drama korea,  bukan? Tak hanya lelaki yang mengalami kesulitan dalam hal ini, banyak juga kaum perempuan yang mengalaminya.  

Ada apa dengan cinta? Sepertinya  judul film yang beken itu juga bisa kita jadikan jalan untuk mencari dan menemukan pola dan aturan-aturan apa saja yang mesti kita miliki agar dengan mudah merasakan cinta yang bertebaran di semesta dan menyebarkan cinta di dalam diri. Cinta di sini sifatnya universal,  bukan hanya antara kita dan pasangan saja.

Berikut hal-hal yang bisa kita lakukan agar mudah menciptakan hubungan yang penuh cinta. 

1.Berkumpul dan bersinergi dengan mereka yang memiliki ketulusan. 

Kita sepenuhnya memiliki pilihan dan tanggung jawab dalam memilih dan memilah hubungan persahabatan. Jika kita lebih nyaman  berada di antara orang -orang yang suka  membuat keributan,  menebar kebencian, dlsb; jangan-jangan diri kita tak jauh beda dengan mereka.

Begitu pun sebaliknya,  jika kita merasa lebih cocok dan nyaman dengan mereka yang humoris, santai, penuh keakraban; setidaknya itu sudah bisa jadi cerminan siapa diri kita. Bukankah dengan siapa kita berteman, dengan atau tanpa  disadari  merupakan refleksi dari kondisi bawah sadar dan batin kita?

Untuk itu mari kita lebih selektif dalam memilih teman dan lingkungan pergaulan.  Bukan berarti kita membedakan, ini hanya sebentuk upaya agar hidup lebih bersinergi dan bahagia.  Dengan berkumpul dengan mereka yang memiliki ketulusan, seandainya kita belum bisa setulus mereka,  setidaknya kita termotivasi untuk berbuat baik dan belajar merasakan indahnya cinta.

2. Memperbaiki Konsep Diri

Menurut Ibu Rieny Hassan, psikolog, konsep diri diri adalah cara seseorang memandang dirinya, kelebihan dan kekurangannya, apa yang bisa dan tak bisa ia lakukan, serta apa yang pantas dan tak pantas untuk dirinya.
Konsep diri adalah landasan untuk ia menemukan cara yang pas dalam menyikapi hidup, gaya berinteraksi, harapan dan keinginan.

Self talk atau berdialog dengan diri sendiri bisa dijadikan langkah pertama untuk memahami bagaimana diri kita seutuhnya. Self talk adalah merenungkan dan mencari apa saja kelemahan dan kekurangan diri.  Mungkin saja selama ini kita terlalu banyak melihat atau menuntut orang lain agar memberi tetapi lupa menuntut diri sendiri agar lebih ringan dalam berbagi.

3. Berbicara dari hati

Hubungan yang harmonis dimulai dari komunikasi yang nyaman dan nyambung. Berbicara dari hati akan membuat kita 
 Self talk membuat kita memahami bahwasanya sebelum menerima cinta,  kita harus menyuburkan benih-benih cinta itu di dalam diri sendiri dan menyebarkan ke semesta. Apa yang kita beri dari dan dengan hati akan kembali ke diri sendiri tanpa kita sadari. 

4. Menjadi Diri Sendiri 

Sebelum mampu mencintai orang lain hal pertama yang mesti kita lakukan adalah mencintai diri sendiri. Mencintai  diri kita apa adanya. Menerima segala kelemahan, kekurangan, dan kelebihan tanpa membandingkan dengan orang lain.  Setiap orang terlahir dengan keunikannya masing-masing, mengapa ingin menjadi orang lain? 

Jika sudah nyaman dengan diri sendiri kita akan lebih percaya diri dan bersikap apa adanya tanpa kepura-puraan sehingga orang lain juga merasa nyaman berada di dekat kita.

5. Membersihkan Hati dan Pikiran

Sifat dasar cinta itu suci. Tak ada rasa iri,  dengki,  atau sakit hati. Dalam level cinta kita akan mudah merasakan kebajikan dan  ketulusan.  Jika ada yang berkata cinta dengan ungkapan negatif,  bisa jadi karena ia belum menemukan sifat cinta yang sejati.  

Cinta adalah energi yang memancar dari dalam batin yang kekuatannya bisa membuat segala kepahitan dan derita menjadi manis di rasa. Cinta selalu memaafkan dan memberi.

 Jika atas nama cinta kita masih belum bisa belajar ikhlas menerima keadaan, orang lain, dan pasangan jangan-jangan ada yang perlu dikoreksi dengan hati dan pikiran kita. 

Hati yang berkarat biasanya karena terlalu banyak menyimpan kemarahan,  dendam, dan sakit hati. Untuk membersihkannya bisa dimulai dari pikiran.  Pikiran yang baik, dimulai dari cara pandang atau mindset yang baik. Dengan menata hati dan menjernihkan pikiran, keseimbangan hidup akan terjaga. Sehingga hidup lebih hidup dan penuh cinta. 

Dengan belajar memahami aturan dan sifat-sifat cinta,  semoga kehidupan yang kita damba lebih mudah tercipta.  Dengan menggali dan menggunakan kekuatan cinta, hidup lebih bercahaya.

#catatanfas

Hidup Adalah Pilihan

Selasa, 17 Januari 2017


Setiap orang yang kita temui adalah guru kehidupan.  Tanpa disadari atau tidak ada banyak hal yang bisa kita ambil ilmunya.  Begitupun nenek tua yang sedang merapikan kardus-kardus di bawah jembatan, depan China Travel, tempatku janjian bertemu Lisa. Di sebelahnya, perempuan yang lebih muda, dengan pakaian kumal memijati tengkuk nenek itu. Anganku melayang jauh ke tanah kelahiranku. Di sana, entah berapa ribu jiwa melakukan hal serupa. Kerasnya kehidupan seringkali membuat banyak jiwa tak memiliki banyak pilihan. Melihatnya ada semacam perasaan malu betapa tak tau dirinya jika keluhan masih saja ada, sementara usia masih memiliki banyak kesempatan untuk berkarya. 

"Hi Alfa!" Suara Lisa yang ceria membuyarkan lamunanku.Lisa adalah sahabat Mom yang baru datang dari London.  Perempuan di pertengahan empat puluhan yang masih terlihat muda dan cantik. Siapa yang pernah menyangka ia juga pernah mengalami nasib seperti nenek tua itu?

Tidak ada yang pernah menduga. Seandainya dia yang tak cerita, rasanya sukar dipercaya. Jauh sebelum ia di bawa suami keduanya ke London, Lisa dan anak-anaknya menjadi korban seorang lelaki yang tak bertanggung jawab. Sebagai pengantin asing di Hong Kong, semenjak ayah anak-anaknya pergi, Lisa berjuang sendirian. Mereka tinggal di rumah kumuh di bawah jembatan layang tak jauh dari tempatku tinggal sekarang. Demi dua anak yang masih kecil, Lisa menguatkan diri. Sampai sebuah peristiwa, membuatnya tak sanggup lagi bertahan  dan balek keTianjin, China.

Ternyata, di titik nadir inilah sang takdir membawanya bertemu lelaki yang kini menjadi suaminya. Ia bersama kedua anaknya diboyong ke London, dan kehidupan mereka berubah total.
Setelah urusan selesai, kami berpisah.

 Sambil menunggu bis yang akan membawaku pulang, iseng-iseng masuk ke Rajawali untuk menikmati koran gratis.  Dan tak kusangka, di meja kasir, seorang sahabat yang telah puluhan tahun tak jumpa, berada di sana.
Dari penampilan dan pekerjaan, aku yakin dia pun telah menjadi warga sini. Dan tak perlu menunggu lama, setelah bertukar kabar ia berujar, "Aku sudah memutuskan untuk menikah dan tinggal di sini, Fa."

Yaah! Apapun kisah yang mereka eja, semua adalah pilihan mereka. Dan sebaik baik pilihan adalah yang membuat-Nya ridha. Hal ini mengingatkan obrolanku dengan Mbak pada suatu hari saat ngobrol dari hati ke hati...

"Kita beruntung. Semua yang pernah kita alami sedari kecil, remaja, hingga kini menjelang senja merupakan rencana dan kemauan Tuhan atas hidup kita. Melalui kesulitan dan air mata kita membangun karakter dan mendapatkan nilai-nilai yang menjadi bekal perjalanan. Kita tak gampang menuduh orang lain atau menghakimi  pilihannya, karena kita pernah mengalami betapa hidup seringkalinya menepikan langkah pada tikungan tajam yang seakan tak menyediakan pilihan kemana arah dan langkah mesti dikayuh. Di titik itu bukankah kita benar-benar luluh dan sadar bahwa satu-satunya tempat bersandar dan mengadu hanyalah pemilik jiwa raga? Kalau seseorang memilih jalan yang berbeda bisa saja itu memang sudah kehendak-Nya agar kita bisa belajar dan bercermin dari sana. Kita tidak pernah tahu apakah keadaan itu baik atau tidak baik dari penilaian luar saja. Terkadang sesuatu yang nampak menyenangkan itu justru menjauhkan langkah dan hati kita dari kebaikan, pun sebaliknya, di balik segala ketidakmudahan dan kepahitan ternyata tersembunyi mutiara."

#Catatanfas, Hong Kong, 14 Januari 2013

Tiga Plus Satu Agar Hidup Bahagia

3 Plus 1 hal yang harus tetap menyala dalam diri kita agar tetap bahagia:

1. CINTA
*Secara sempit cinta yang pertama harus kita jaga adalah cinta terhadap pasangan. Dalam menjalani keseharian, kebahagiaan utama bersumber dari dalam keluarga. Kalau keharmonisan antara suami istri terjaga; hubungan yang lainnya akan mengikuti. 

*Secara universal cinta yang harus kita jaga adalah cinta dan kasih sayang terhadap sesama. Selama kita mampu memandang orang lain dengan kaca mata kasih dan paradigma cinta, kita akan mudah berempati, memaklumi, serta memaafkan kesalahan orang lain.

2. SEMANGAT
Ada dua hal yang dapat menggelorakan semangat yaitu mimpi dan makna.
*Dengan memiliki mimpi kita akan tergerak  untuk terus mencoba dan berusaha, dengan demikian semangat akan tetap menyala.
*Tetapi dengan mimpi saja kita akan mengalami kejenuhan. Maka itu harus ada makna yang bisa kita cari dan berikan agar hidup tetap memiliki "greget" dan terjaga semangatnya.

3. IMAN
Iman akan membuat hidup  optimis. Karena keyakinan adalah kekuatan yang akan membuat kita selalu memiliki harapan dan menyadari tak ada yang tak mungkin selama Tuhan kita jadikan pedoman. Dua hal yang dimiliki orang yang beriman adalah ketenangan dan percaya diri.

Dan, plus satu yang melengkapi ketiganya adalah kegembiraan. Mengapa kita harus gembira? Karena kegembiraan adalah pelengkap dari cinta, iman, dan semangat. Orang yang mudah gembira akan menularkan energi cinta dan semangat ke sekitarnya. Dengan cara gembira tujuan kita menciptakan kebahagiaan akan mudah tercapai.

#catatanfas

Antara Pulsa Dan Ketenangan Jiwa

Antara Pulsa dan Suasana Jiwa

Seberapa sering kita berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama, setiap habis membayar pulsa? Ayoo ngacuung yang sering mengalami...hehehe..

Bukan rahasia umum jika pulsa menjadi kebutuhan pertama buat kita yang jauh dari keluarga. Bahkan banyak yang lebih rela tidak makan daripada kehabisan pulsa. Naif bangeet, ya?? Tapi inilah fenomena yang sering saya jumpai di sini. Setiap minggu, melihat lembar-lembar ratusan hingga ribuan berjejalan di meja penjual pulsa, hati ini teriris nyeri. Lembar-lembar yang mereka peroleh dalam sebulan, terkadang raib dalam sekejab karena punya tunggakan pulsa yang harganya menjadi lebih mahal karena sistem hutang yang disepakati sebelumnya.

Berkaca dari pengalaman pribadi saya, setelah sekian tahun insyaf dengan pulsa...ciiee...hehehe..akhirnya saya bisa menyimpulkan, bahwa kebutuhan pulsa berbanding terbalik dengan ketenangan jiwa.

Maksudnya?? Eiits...jangan salah paham dulu, tidak berarti yang suka pulsa terguncang jiwa, sama sekali bukan. Ketenangan jiwa sangat berkaitan dengan ketenangan hati. Hati adalah sumber keinginan manusia, jika hati dan logika terpisah, maka keinginan/ nafsu akan menguasai. Ngobrol di telpon memang mengakibatan kecanduan. Dan tanpa kita sadari, entah berapa banyak hal-hal buruk terjadi selama perbincangan? Tanpa sadar kita ngerumpi, ngomongin orang lain, dan ujung-ujungnya sang syetan bersorak-sorak karena telah menguasi lidah dan telinga, lewat asyik masyuknya obrolan yang sesungguhnya banyak tak berguna.

Bagaimana agar semua hal di atas bisa dikurangi? Pertamanya, kita harus mampu memilah, mana yang penting dan tidak penting. Daripada menghabiskan waktu dengan sia-sia, mengapa tidak menggunakannya dengan hal berguna? Membaca atau menulis misalnya..

Oya...satu hal lagi yang perlu diwaspadai, seorang lelaki yang selalu siap menerima telpon kapan saja dan berlama-lama, bisa jadi indikasi kalau ia tak serius dengan hubungan yang ada. Logikanya, seseorang yang mencintai, akan senantiasa menjaga dan menasihati agar hidup lebih bermakna. Waspadalah!

#Catatanfas, 16 Januari 2013

The Science of Optimisme

The Science of Optimisme

Optimis atau pesimis adalah cara berpikir dalam memandang hidup. Optimisme ini sebenarnya sebuah ilmu karena bisa diamati, diukur, diulangi, dilakukan, dan bisa diuji.

Orang yang optimis tidak bisa dinilai dari apa yang dikatakan kepada dunia, melainkan apa yang  kita katakan pada diri sendiri dan bersumber dari suara hati kecil. Maka, bagaimana mungkin kita mampu membuat orang lain optimis sementara kita sendiri tak yakin?

Dalam hidup segala hal itu berawal dari dalam. Kalau yang di dalam kuat, apa yang ada di luar akan mengikuti. Untuk itu kita harus membangun dasar-dasar optimis dari dalam untuk mengeluarkan potensi yang terpendam.

Kita harus menyadari bahwa optimis itu adalah kekuatan mental yang luar biasa. Orang yang optimis sesungguhnya telah menang 50% dari keseluruhan hal yang sedang ia perjuangkan.

Tidak bisa dipungkiri manusia dari waktu ke waktu selalu berhadapan dengan masalah. Masalah ada sesungguhnya bukan untuk melemahkan, melainkan untuk membuat kita lebih kuat. Untuk itu Tuhan memberi kita kesempatan menghadapinya agar kita menyadari potensi apa yang bisa kita gali dari dalam diri, serta memahami bahwasanya dalam hidup selain hukum sebab akibat, campur tangan Tuhan itu mutlak adanya.

Orang yang optimis ketika mengalami hal yang buruk akan berkata kalau semua ini hanya sementara,   dan saat mengalami hal yang baik ini akan menyadari bahwa kebaikan adalah hal yang pasti ada.  Sebaliknya, orang yang pesimis saat mengalami hal tak baik ia berpikir itu permanen, dan saat mengalami hal baik ia bilang,"ah, paling hanya sebentar saja..."

Bagaimana menumbuhkan optimisme? Optimis terlahir dari pribadi yang bermental kuat. Mental yang kuat lahir dari proses  dan kreasi-kreasi yang dibentuk oleh upaya dan pengalaman hidup yang pernah ada. Optimisme diinstall dengan kata-kata yang kita pilih dan gunakan kepada diri sendiri. Biasanya orang optimis berkata,"Aku pasti bisa!" Pun untuk sesuatu yang ia sendiri belum lakukan. Karena pada dasarnya optimis memang berlaku untuk hal-hal yang belum terlihat. Itu sebabnya mengapa orang yang optimis selalu memiliki harapan.

Sumber: Talk Show Smart Happiness di radio Smart Fm bersama Arvan Pradiansyah, Jumat, 17 Januari 2014

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS